IBU SEMANGAT ANAK HEBAT

Resume Tok Tok Talk September 2020

By Novita Ekawati




Hampir di seluruh dunia terkena dampak pandemi covid19, termasuk Indonesia, sehingga sejak sekitar pertengahan bulan Maret 2020, otomatis semua kegiatan di luar rumah dibatasi, mayoritas kegiatan banyak dilakukan dari rumah, termasuk sekolah. Semua sekolah sejak pertengahan Maret 2020 tampak sepi dari aktivitas belajar mengajar, baik guru, murid, maupun orang tua semuanya berusaha beradaptasi dengan kondisi yang drastis berubah.

Guru-guru yang biasa mengajar tatap muka dengan murid secara langsung, harus mengajar secara virtual dan hanya bisa menatap murid-murid dari jendela kelas daring melalui layar ponsel atau komputer. Murid-murid yang biasanya dapat secara langsung melihat gurunya mengajar dan membimbing mereka, saat ini hanya bisa melihat gurunya lewat layar ponsel atau komputer. Orang tua yang biasanya menitipkan anak-anaknya untuk belajar dan dididik oleh para guru di sekolah, saat ini harus bisa menjalankan peran sebagai guru bagi anak-anaknya di rumah, mengajarkan materi belajar dengan panduan dari sekolah. Semuanya dipaksa untuk beradaptasi dengan kondisi yang ada.


Pandemi covid19 ini ternyata menyadarkan kembali, bahwa sebenarnya tanggung jawab mendidik yang utama bagi anak adalah orang tua. Namun pada kenyataannya, tidak semua orang tua sanggup menjalankan tugas guru di rumah, menjalankan perannya sebagai pendidik yang profesional. Mudahkah menjalankan tugas guru, melakukan proses belajar mengajar kepada anak sendiri di rumah? Tentunya punya tantangan tersendiri. Begitupun dengan dua orang ibu yang pada parenting Mutiara Bunda Playschool “toktoktalk” pada Jumat, 11 September 2020, berbagi pengalaman, suka dan dukanya menjadi guru di rumah bagi anak-anaknya, sementara mereka sendiri mempunyai aktivitas yang lain juga selain menjadi ibu rumah tangga bagi ketiga putra-putrinya yang berbeda jenjang pendidikan.



Ibu yang pertama adalah Ibu Diah Yuniar Sari, S.T., saat ini juga diamanahi menjadi ketua POMG di Mutiara Bunda Arcamanik Playschool, memiliki 3 orang putra dan putri dengan jenjang pendidikan kelas 5 dan kelas 3 SD, serta KB Sunshine. Selain menjadi ibu rumah tangga, bu Diah juga memiliki usaha kuliner dengan tempat produksi yang lokasinya masih berdekatan dengan tempat tinggalnya.



Ibu yang kedua adalah Ibu Bintang Kasamira, S. Mn, MA Fin., saat ini juga diamanahi menjadi ketua POMG Mutiara Bunda Sukaluyu Playschool, memiliki 3 orang putra dan putri dengan jenjang pendidikan kelas 3 dan kelas 2 SD, serta KB Rainbow. Selain menjadi ibu rumah tangga, bu Bintang juga menjalankan amanah menjadi direktur keuangan pada salah satu perusahaan bersama suami, yang memproduksi helm RSV Indonesia dan menjadi komisioner pada salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang properti. Kedua ibu ini menceritakan bagaimana upaya mereka dalam beradaptasi menjalankan peran tambahan sebagai guru di rumah, mendampingi anak-anaknya belajar selama masa pandemi.


Pada awal masa pandemi adalah masa yang cukup berat dan penuh tantangan, karena semua anggota keluarga harus beradaptasi pada perubahan yang ada. Banyak hal yang sudah direncanakan tidak bisa berjalan sesuai harapan. Rasa lelah dan jenuh tak jarang melanda selama mendampingi anak-anak belajar dari rumah. Beberapa tips yang mereka sampaikan pada parenting toktoktalk, tentang menjalankan berbagai peran di rumah selama masa pandemi adalah:

  1. Membangun kerjasama antar anggota keluarga; menyampaikan keadaan yang terjadi kepada anak-anak, berbagi jadwal masing-masing agar memahami kesibukan masing-masing anggota keluarga, baik ayah, ibu, maupun anak-anak. Mengatur waktu sebaik mungkin dan berbagi tugas antara ayah dan ibu dalam mendampingi anak-anak di rumah.

  2. Membangun dialog yang positif dengan anak, mendengarkan keluhan dan keinginan anak, mengajarkan anak untuk bertanggung jawab pada tugasnya namun juga memberikan ruang untuk anak tetap berekspresi dengan bebas dan bahagia.

  3. Menciptakan suasana rumah yang kondusif selama proses belajar secara daring pada jam sekolah yang sudah ditentukan, seperti lokasi yang nyaman untuk mengikuti kelas secara daring, menyiapkan makanan ringan dan keperluan anak yang lain untuk mendukung kegiatan belajar dari rumah dengan tetap melakukan kebiasaan seperti layaknya rutinitas saat belajar secara langsung ke sekolah, dengan harapan jika kondisi sudah membaik dan bisa belajar secara langsung kembali ke sekolah, anak dapat beradaptasi dengan lebih mudah.

  4. Membangun komunikasi yang baik dengan guru di sekolah, tentang perkembangan anak di rumah, materi pelajaran, dan berkonsultasi tentang permasalahan belajar selama di rumah.

  5. Meluangkan waktu bagi diri sendiri atau kita kenal dengan istilah “Me-Time”, untuk tetap menjaga keseimbangan diri, baik itu melalui kegiatan ibadah, seperti solat, maupun melakukan hobi di sela-sela rutinitas. Hal ini perlu tetap diluangkan untuk kembali mengumpulkan energi menjalankan rutinitas dan berbagai peran yang ada.

  6. Banyak bersyukur dan bersabar atas segala kondisi yang ada menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan selama mendampingi anak-anak belajar dari rumah.

Walaupun tidak mudah menjalankan peran mendampingi anak-anak belajar dari rumah, namun bagi kedua ibu semangat ini tetap memilih agar anak-anak tidak masuk sekolah dulu, tetap belajar dari rumah sampai kondisi dinyatakan aman untuk kembali belajar langsung di sekolah. Bagi mereka keselamatan dan keamanan anak-anak lebih utama.


Terima kasih Ibu Diah dan Ibu Bintang, sudah berbagai tips dan menjadi inspirasi bagi ibu-ibu yang lain dalam mendampingi anak-anak belajar dari rumah dan untuk saling menyemangati atas peran yang dijalani saat ini, karena dari ibu yang selalu semangat akan lahir insya Allah anak-anak yang hebat pula.



9 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Budayaku Indonesia

Oleh Navin - X Modest Indonesia adalah negara yang memiliki aneka ragam kebudayaan, yaitu kebudayaan etnik dan kebudayaan asing. Setiap suku bangsa memiliki banyak kebudayaan yang sangat unik, bahkan

Mutiara Bunda Group of Schools

Head Office : Jl Padang Golf No. 11, Arcamanik, Bandung

admin@sekolahmutiarabunda.com

Telp : (022) 721-1200

©2019 by Mutiara Bunda.