Rutinitas Membawa Hikmah

1001 Cerita di Mutiara Bunda

By. Nunung Taryati



Assalamualaikum Wr. Wb.


Nama saya Nunung Taryati, saat ini saya tergabung menjadi keluarga di SMA Mutiara Bunda. Saya akan berbagi salah satu pengalaman saya ketika saya bergabung menjadi keluarga Mutiara Bunda.


Pengalaman yang paling mengesankan ketika di mutiara bunda pada saat awal mula saya bergabung menjadi keluarga Mutiara Bunda. Pada waktu itu bulan Februari Tahun 2003 dan saya diterima dan bergabung di kelas 2 berkuda dan saya diberikan tugas untuk mengajarkan anak dengan hambatan interaksi sosial dan komunikasi. Anak ini memiliki kebiasaan melempar kertas/tisu yang ringan ke udara dan sepertinya dia sangat menikmati proses itu. Ia juga mempunyai kebiasaan setiap pergi ke sekolah jarang mandi, mungkin karena lokasi rumahnya yang cukup jauh dari sekolah dan dia pun harus memakai mobil jemputan. Pada awalnya saya merasa kebingungan untuk menanganinya karena secara komunikasi pun masih terbatas dan belum memahami beberapa kalimat. Walaupun sebelumnya saya pernah menangani anak dengan hambatan yang sama, namun dengan karakteristik yang berbeda. Saya merasa ini tantangan baru untuk saya dan saya banyak belajar dari guru-guru yang sebelumnya telah tergabung di Mutiara Bunda pada saat itu. Setiap pagi saya membantunya untuk mandi di sekolah agar lebih segar dan bisa lebih konsentrasi ketika mengikuti pembelajaran. Rutinitas tersebut awalnya membuat saya kesal, kenapa harus saya lakukan bukankah itu harusnya tugas orang tua di rumah, dengan posisi saya waktu itu yang belum menikah. Dan sempat beberapa hari saya tidak membantunya untuk mandi di sekolah, tapi kenapa ya kok ada rasa bersalah di hati saya ketika kegiatan itu tidak saya lakukan. Saya merasa kasian dan tidak tega ketika melihatnya kegerahan dengan keringat yang banyak dan baju yang kurang nyaman. Akhirnya keesokan harinya kita kembali ke rutinitas awal dengan mandi lagi di sekolah dan terlihat anak itu juga nyaman ketika belajar di sekolah dan dia semakin dekat dengan saya termasuk apa yang saya minta untuk dia lakukan dia dapat mengerjakannya dengan baik. Selama dia belajar dengan saya banyak hal positif yang dia lakukan termasuk berkurangnya kebiasaan melempar barang ke udara dan orang tuanya sangat puas dengan progrest yang dicapai anaknya, sampai meminta posisi saya untuk mengajarkan anaknya ketika naik kelas. Hal yang saya dapat dari kejadian tersebut pada waktu itu ketika kita tulus melakukan sesuatu tanpa ada paksaan dan senang ketika melakukannya, hal yang positif pun akan datang kepada kita. Karena pada dasarnya ketika kita berbuat baik kepada orang lain, sebenarnya itu untuk kita juga.


Demikian salah satu pengalaman yang paling berharga dalam hidup saya ketika saya menjadi keluarga besar Mutiara Bunda.


Wassalamualaikum Wr. Wb

2 tampilan0 komentar

Mutiara Bunda Group of Schools

Head Office : Jl Padang Golf No. 11, Arcamanik, Bandung

admin@sekolahmutiarabunda.com

Telp : (022) 721-1200

©2019 by Mutiara Bunda.